Skip to main content
Amatan

Media dan Kemunculan Pakar di Masa Pandemi

Oleh Wisnu Prasetya Utomo

Media telah memberikan ruang bagi munculnya para pakar kesehatan di masa pandemi. Ironisnya, kepakaran mereka tidak banyak berujung pada perbaikan kebijakan penanganan pandemi di Indonesia.

14/09/2021

Bermedia dan Bertahan Kala Isoman

COVID-19 ini memang sialan betul, merenggut pekerjaan juga orang-orang terdekat. Jika benar hitung-hitungan pakar bahwa Indonesia jadi yang paling akhir keluar dari krisis, itu berarti kita akan makin sering melihat berita duka seliweran di media sosial. Mulai dari kabar lelayu, pencarian donor plasma, kamar rumah sakit, tabung oksigen, korban PHK cari kerja, sampai sekadar info positif COVID-19 dari teman dan keluarga. Beberapa yang positif tak punya pilihan lain selain menjalani isolasi mandiri di rumah atau kos-kosan, bukan isolasi di hotel ala anggota DPR. Karena isoman di rumah sendiri, sudah pasti ada banyak keterbatasan, apalagi negara memilih enggak hadir karena asyik menonton sinetron. Remotivi mencatat lima pengalaman bermedia mereka yang isoman selama pandemi.

Toko Remotivi

Sedia Merchandise Remotivi
Kunjungi toko kami di sini

Kunjungi >>

Surat Sebelum Rehat

Dapatkan cerita-cerita terbaik menarik dari pegiat Remotivi di surel Anda setiap Jumat sore.

×