Apa pun Medianya, Horor Ceritanya
Bangku belakang

Apa pun Medianya, Horor Ceritanya



Cerita horor tak cuma pengalaman di-ghosting waktu lagi sayang-sayangnya, tapi juga kisah mistis yang dioper lewat mulut. Seiring teknologi yang terus berlari, medium cerita horor pun makin bervariasi. Bangku Belakang kali ini merangkum pengalaman orang-orang mengkonsumsi cerita horor dari pelbagai platform, dari majalah misteri, situs daring, utas Twitter, hingga Podcast. Efeknya tak usah ditanya. Ada yang menderita trauma sampai dewasa, ada yang (merasa) mengalami horor di kehidupan nyata, ada pula yang misuh-misuh saking kesalnya.

Ada yang lebih seram ketimbang film kuntilanak, pocong, genderuwo, dan setan-setan Indonesia lainnya.

Melampaui Teror Film Horor - Restu Ismoyo Aji


Saya mencoba menikmati cerita horor dari banyak medium, dari majalah sampai Podcast. Tujuannya demi menikmati sensasi ketakutan itu sendiri.

Dari Majalah hingga Podcast, Horor adalah Kunci - Bhenageerushtia


Jauh sebelum konten horor TikTok bertebaran, saya harus berterima kasih pada Primbon.com karena memperkaya wawasan per-setan-an saya sejak masa kecil.

Penampakan Foto Hantu, Situs Primbon Solusinya - Edeliya Relanika


Situ yang kena azab, saya yang repot

Azabmu, Traumaku - Saraswati N


Bagaimana bisa Google Maps selalu mengarahkan kami melewati jalan yang salah berulang-ulang. Ingatan saya pun berputar di cerita horor Reddit.

Horor Google Maps yang Jadi Nyata - Ima Triharti Lestari


  • GLOSARIUM

  • INDEKS

  • Kecuali dinyatakan berbeda, semua konten dalam situsweb ini menggunakan lisensi Creative Commons, CC-BY-NC. Keterangan lebih lanjut, lihat di sini.

Pusat Kajian Media & Komunikasi

Tower Borneo Kalibata City
RT.9/RW.4, Rawajati
Pancoran
South Jakarta City, Jakarta 12750

kotaksurat@remotivi.or.id

Desain oleh: Ismi Ulfah
Pengembangan oleh: Ginanjar Seladipura

Pusat Kajian Media & Komunikasi

Kecuali dinyatakan berbeda, semua konten dalam situsweb ini menggunakan lisensi Creative Commons, CC-BY-NC. Keterangan lebih lanjut, lihat di sini.

Desain oleh: Ismi Ulfah
Pengembangan oleh: Ginanjar Seladipura