Guilty Pleasure di Internet
Bangku belakang

Guilty Pleasure di Internet



Bangbel kali ini mengundang pembaca untuk mengirimkan apa yang menjadi guilty pleasure mereka. Hasilnya? Being normal is overrated. Setiap orang memiliki kegemaran yang takut mereka akui ke orang lain dan internet menyediakan ceruk-ceruk aman buat mereka mengeksplorasinya. Baca pengalaman dan perasaan unik mereka di Bangbel 28, siapa tahu kalian jadi merasa tidak sendirian.

Untukmu partner transpuanku, aku menyayangimu.

Obsesi Saya terhadap Transpuan Saya Simpan Rapat-rapat di Dunia Maya - Angin Mamiri


Kalau ketahuan, bisa-bisa dianggap fans halu.

Takut Dianggap Aneh karena Menulis Alternate Universe K-Pop - Nanad


Inilah ekspresi kemarahan saya atas hujatan tanpa henti mereka.

Di Real Live Saya Taat Agama, di Internet... - Mike


Akun anonku buat mengonsumsi konten NSFW malah jadi akun edgy.

Guilty Pleasure di atas Guilty Pressure - tls321


Saya mendamaikan dakwah dan Kpop dengan menyembunyikan obsesi saya ke hal kedua.

Dua Orang - Ifa


Setiap orang aslinya dua, cek saja histori pencariannya.

Komik Yuri Memberiku Kesenangan Tersendiri - Nana


  • GLOSARIUM

  • INDEKS

  • Kecuali dinyatakan berbeda, semua konten dalam situsweb ini menggunakan lisensi Creative Commons, CC-BY-NC. Keterangan lebih lanjut, lihat di sini.

Pusat Kajian Media & Komunikasi

Jl. Raya Kby. Lama No.18CD, RT.4/RW.10, Grogol Sel., Kec. Kby. Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12220

kotaksurat@remotivi.or.id

Desain oleh: Ismi Ulfah
Pengembangan oleh: Ginanjar Seladipura

Pusat Kajian Media & Komunikasi

Kecuali dinyatakan berbeda, semua konten dalam situsweb ini menggunakan lisensi Creative Commons, CC-BY-NC. Keterangan lebih lanjut, lihat di sini.

Desain oleh: Ismi Ulfah
Pengembangan oleh: Ginanjar Seladipura