Penelitian

10/07/2021

Mengapa Ada Banyak Mahasiswi Jurnalistik tetapi Sedikit Jurnalis Perempuan?

Studi mengenai persepsi dan ketertarikan mahasiswa dan mahasiswi jurnalistik untuk bekerja di industri pers.

Oleh Muhamad Heychael, Winona Amabel, Lintang Ratri Rahmiaji, Nurul Hasfi, Sandi Jaya Saputra, Eriyanto, Wisnu Prasetya Utomo

Prodi dan peminatan jurnalistik di berbagai universitas di Indonesia mayoritas diisi oleh mahasiswi, namun ketika melihat situasi lapangan, jumlah jurnalis perempuan jauh lebih sedikit dibandingkan dengan jurnalis laki-laki. Mengapa kebanyakan mahasiswi jurnalis tidak berminat untuk memilih karir jurnalistik? Riset ini merupakan studi mengenai persepsi dan ketertarikan mahasiswa dan mahasiswi jurnalistik untuk bekerja sebagai jurnalis.


Klik di sini untuk mengunduh lampiran

Rambu-Rambu Ambigu

Oleh Eduard Lazarus Tjiadarma, Gabriela Eriviany

Ketika Televisi Peduli

Oleh Redaksi

Melipat Indonesia dalam Berita Televisi

Oleh Muhamad Heychael, Kunto Adi Wibowo

  • GLOSARIUM

  • INDEKS

  • Kecuali dinyatakan berbeda, semua konten dalam situsweb ini menggunakan lisensi Creative Commons, CC-BY-NC. Keterangan lebih lanjut, lihat di sini.

Pusat Kajian Media & Komunikasi

Tower Borneo Kalibata City
RT.9/RW.4, Rawajati
Pancoran
South Jakarta City, Jakarta 12750

kotaksurat@remotivi.or.id

Desain oleh: Ismi Ulfah
Pengembangan oleh: Ginanjar Seladipura

Pusat Kajian Media & Komunikasi

Kecuali dinyatakan berbeda, semua konten dalam situsweb ini menggunakan lisensi Creative Commons, CC-BY-NC. Keterangan lebih lanjut, lihat di sini.

Desain oleh: Ismi Ulfah
Pengembangan oleh: Ginanjar Seladipura